26 

Hidup itu berkaryalah !

Manusia itu sejak lahir sudah memiliki harta yang demikian melimpah. Dengannya memampukan dia untuk menyeimbangkan kehidupan. Harta yang melimpah itu adalah kekuatan sekaligus kelemahan yang menjadikan diri manusia menjadi sempurna. ya, sempurna. sebab sempurna itu sebenarnya bicara soal proporsional. itulah Keindahan.

Serupa Tuhan dengan indahnya al-asma al-husna, Dia yang awwal dan juga yang akhir, dia yang lahir dan juga bathin, dia yang merendahkan sekaligus meninggikan, yang menyempitkan sekaligus yang melapangkan dan lain-lain dan lain-lain. Manusia menjadi citra illahi adalah ejawantah dari nur illahi maka seyogyanya manusia hidup demikian lah. Selalu menyeimbangkan segala sesuatunya. Membaca tiap rentetan takdir kehidupan alam semesta, dia melulu menggunakan kaca mata keseimbangan. Para tokoh besar juga telah memberikan contoh real dan menjadi tauladan manusia lian. Mereka menginsipirasi dan melakukan perubahan sekaligus memberikan pengaruh yang tidak kecil bagi perubahan dunia ke arah yang lebih manusiawi. Adalah Rasulullah saw, Mahatma Gandhi, Syekh ahmat at Tayyeb, Abraham Lincoln, Nelson Mandela. Mereka hidup dengan berkarya, apapun karya mereka. baik lisan, tulisan atau pergerakan. 

Bagian dari hidup adalah menghasilkan sesuatu. Menjadi baik itu memang penting. Tetapi menjadi yang bermanfaat itu jauh lebih penting, sebab diperlukan tidak hanya perjuangan tetapi juga pengorbanan. Bagaimana mungkin bisa hidup seimbang, jika manusia terlalu begini atau terlalu begitu. Manusia selamanya menjadi setengah malaikat dan setengah setan. 

اللهم بعدنا من التأني والتسويف
واجعلنا ممن يعرف قيمة الزمان، لأننا نعرف أن العمر يسير والعلم كثير
Ya Allah, jauhkan kami dari berandai-andai dan menunda-nunda, Dan jadikan kami termasuk orang yang tahu akan berharganya waktu, karena kami tahu umur itu pendek dan ilmu itu banyak
 
/M. H. Hadziq







Agenda Kegiatan
Video

Back to Top